(Ritual sembahyang)

Mengawali hari, terlihat seorang wanita memberikan persembahaan di sebuah sanggah, di tengah sawah yang hijau dan tenang. Sebuah ungkapan syukur atas segala hal yang telah diterima dari Yang Maha Kuasa, untuk membawa kebaikan bagi seluruh anggota keluarga bagi umat Hindu.

Mengawali hari di Bali memiliki kesan yang tersendiri, di mana alam masih hijau, kicauan burung masih terdengar dan aroma rumput masi tercium. Bersyukur bisa berada di tengah alam yang hijau. Ketika matahari mulai muncul, orang-orang mulai beraktivitas sehari-hari. Ada yang pergi ke sawah untuk bertani, ada yang berjualan di pasar-pasar tradisional.

Keasyikan terasa saat menyaksikan sebuah sekolah dasar yang dipenuhi oleh anak-anak SD yang hendak menuntut ilmu. Wajah-wajah mereka terlihat ceria. Ada yang diantar orang tua, tapi juga ada yang pergi sendiri dengan berjalan kaki dan naik sepeda. Wajah-wajah yang sangat natural. Mereka berlarian ke sana ke mari, berkejar-kejaran dengan kawan-kawannya. Jadi flash back ke masa lalu.

Kalau sudah jam kerja, huh, jalanan jadi macet! Banyak kendaraan lalu lalang di jalan. Ditambah lagi dengan jalanan Bali yang sempit, urat jadi menegang berkonsentrasi dalam berkendara. Terlihat pak polisi sibuk mengatur lalu lintas yang padat. Kasihan pak polisi, yang sabar ya pak!

Tapi biar bagaimana pun Bali tetaplah Bali, yang Bersih Aman Lestari Indah.